1 Bulan Suci Untuk Keabadian Akhirat


1 bulan yang suci untuk kehidupan akhirat yang kekal .Yap.Bulan Ramadhan.

Ramadhan tibaa, alam pun riaang…. Akhirnya ya, bulan suci ini kembali hadir di hadapan kita! Alhamdulillah, Allah masih berkehendak untuk menyampaikan umur kita sampai pada Ramadhan tahun ini.
Introspeksi perlu banyak dilakukan, karena begitu banyak kesempatan yang bisa didapat di bulan ini.Memperbaiki sikap dan kualitas serta kuantitas ibadah adalah hal yang paling realistis untuk menyambut bulan suci ini.

Namun, ada-ada saja sesuatu yang bikin kacau selama Ramadhan,kalo nggak setan yang lupa dibelenggu( setan buronan ), ya anak-anak kecil yang menyebalkan, main petasan di tengah-tengah kekhusyukan salat tarawih di masjid. Ya, nggak di dalam masjid juga mainnya, mereka main di halaman masjid.
Jujur saja, salat tarawih di masjid itu bagian yang paling menyenangkan dalam bulan Ramadhan, di samping I’tikaf(berdiam diri) di masjid, 10 hari terakhir.

Ane paling benci yang namanya ledakan petasan, apalagi di tengah-tengah kekhusyuan solat tarawih.Masih mending kalau jadi ma’mum, paling-paling hanya kaget sampai tersentak, lha kalau ane jadi imam, saat petasan meletus ane bakalan kentut sekeras-kerasnya, saking tegangnya.

Beneran deeh, anak-anak yang suka main petasan itu sukar sekali didiamkannya.Soalnya, mereka beraksi saat salat sudah dimulai.Jadi merek agak bakalan takut ada yang marahin mereka pas maen petasan. Pinter.

Saking ngeselinnya, sempat tercetus ide juga untuk melakukan metode penyiksaan yang bakalan membuat anak2 itu jera.Bukan, bukan metode waterboarding yang pengecut itu.Caranya, sumpel aja tuh mulutanak-anak itu dengan belasan petasan bakar, dan taruh mereka dibawah tempat pengasapan daging, ledakkan, dan biarkan asap mengepul dari seluruh tubuh mereka( kecuali pantat, karena itu bakal dikira kentut berapi). Jadilah, pengasapan ekonomis dan alami, tak perlu pakai arang.Metode penyiksaan terbaru ini diberi nama petasanfromhellboarding. Ngajarin kaga, ngebunuh iya.

Bagian yang terpenting dalam puasa itu adalah menahan diri dari hawa nafsu.Ini adalah tantangan sebenarnya.Jihad yang sebenarnya, jihad melawan hawa nafsu.Beeeh.Ente kira gampang?Susaah banget gilee! Tadi siang aja ekeh nonton tipi, trus liat ada atletvoli pantai cewek pake bikini gituh, ekeh langsung melototin….Hehehe..Untung aja langsung sadar.Hehehe..untung aje hanya bercande.

Selain itu, tantangan lainnya adalah tak boleh gosip.Ini juga agak susah, terutama bagi kaum Hawa. Gimana tidak, kerjaan mereka dalam setiap kesempatan pastilah gosip, gosip, dan ngintip cowo ganteng.Hwolah, bercanda.Intinya sih, gosip itu bisangurangipahalakitadanpindahke orang yang lagidigosipin.Makanya, jadilah orang yang kontroversial, yang selalu digosipin!

Satu lagi, jangan kebanyakan tidur.Katanya, tidurnya orang yang puasa itu adalah ibadah. ITU BOHONG! Hadistnya memang ada, tapi sudah dibuktikan di berbagai ceramah bahwa hadist itu lemah,
dha’if.Maksudnya, orang yang meriwayatkan yaitu terkenal tak bisa dipercaya, sehingga sangat mungkin hadist itu diselewengkan. Mana ada orang yang kerjaannya tidur terus, mati saat tidur, dan mendadak masuk surga secara cuma-cuma?Kalo semua orang Islam seperti demikian adanya, musuh-musuh kita bakalan demikian mudahnya mengalahkan kita.Ini serius jenderal! Jangan sekali-sekali memperbanyak tidur saat puasa, percuma membuang-buang waktu saja.Kecuali, kalau kelelahan karena ibadah.Itu urusan lain.

Tidur pangkal malas.Malas pangkal lemah.Lemah pangkal kebinasaan.Catet tuh! Hehehe.

Jadi, berdasarkan uraian diatas, tiga hal yang harus kita hindari saat puasa adalah:


  1. 1.       Mengikuti kata hawa nafsu
  2. 2.       Gosip
  3. 3.       Tidur berlebih.

Segitu saja postingan hari ini.Moga-moga bermanfaat.Kalau ada yang mau menyadur tulisan ini jadi khutbah, ya silakan aja( kalo ada yang mau, itu juga). Namanya juga dakwah.Oke?!
Wassalamu’alaikum.


0 komentar:

Post a comment