Puisi: Antara Aku, Mata, Pipi, Dan Hati




Ada sebuah bisik berlari di matamu
Ada seonggok kenangan menyelinap di pipimu

Sebuah tanya yang tak ingin membasahi pipimu
Hanya derau yang menyulap rintik air matamu

Dikala pengakuan yang menyingkap pintu hatimu
Karena mengingatmu adalah neraka bagiku

0 komentar:

Post a comment